• 1
  • 3
  • 2
  • 3

Selamat Datang di Website MTsN 3 KOTA SURABAYA. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MTsN 3 KOTA SURABAYA

NPSN : 20583877

Jl.Medokan Asri Tengah Surabaya


info@mtsn3kotasurabaya.sch.id

TLP : 031-8713429


          

Prestasi Siswa


Juara OSN 2016

Profesor Toshiko Kinosita mengemukakan bahwa sumber daya manusia Indonesia masih sangat lemah untuk mendukung perkembangan industri dan ekonomi. Penyebabnya karena pemerintah selama ini tidak pernah menempatkan pen...



:: Selengkapnya

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 477560
Pengunjung : 149351
Hari ini : 45
Hits hari ini : 197
Member Online : 0
IP : 44.211.239.1
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Kunjungan Peserta Didik MTsN 3 Kota Surabaya Ke Museum 10 November Surabaya




Museum - MTsN 3 Kota Surabaya berkesempatan mengunjungi museum 10 Nopember dalam rangka peringatan Hari Pahlwan, yang berlokasi di Jl. Pahlawan, Alun-alun Contong, Kec. Bubutan, Kota Surabaya. Dengan rombongan yang berjumlah 44 orang, diantaranya 39 siswa-siswi dan 5 guru berangkat menggunakan 3 Lyn dari madrasah.


Sebelum event pameran di mulai, pembukaan dilaksanakan dengan meriah. Para tamu undangan dan beberapa siswa-siswi kloter pertama yang hadir pun ikut serta memeriahkan dengan memberi dukungan aspirasi. Di sisi lain ada Cak dan Ning Suroboyo dihadirkan dalam pembukaan tersebut.


“Kegiatan ini bertujuan untuk pengenalan museum sejak dini, siswa-siswi sekolah yang sekarang ini jarang melirik sejarah supaya minatnya meningkat. Ya, tentunya wawasan kebangsaan secara otomatis juga akan meningkat dengan adanya kegiatan ini, Alhamdulillah antusiasme para pengunjung memiliki respon positif” ungkap Saidatul Maknunah selaku kepala UPTD.



 


Saidatul Maknunah juga mengatakan bahwa kedepannya akan terus berbenah, bahkan bisa mengadakan lomba-lomba yang bernuansa perjuangan. Seperti storyline, melukis, pemanduan, dan lain sebagainya dengan tetap berhubungan dengan tema perjuangan.


Selama pameran berlangsung, tampak seluruh pengunjung dengan hikmat menikmati koleksi museum, bahkan tidak sekadar mengamati, melihat namun para pendamping bapak-ibu guru memberikan instruksi untuk menulis hal baru apa yang mereka dapatkan, sehingga meskipun sebuah kunjungan namun tetap tidak meninggalkan budaya literasi. (Aria)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas