• 3
  • 1
  • 2

Selamat Datang di Website MTsN 3 KOTA SURABAYA. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MTsN 3 KOTA SURABAYA

NPSN : 20583877

Jl.Medokan Asri Tengah Surabaya


info@mtsn3kotasurabaya.sch.id

TLP : 031-8713429


          

Prestasi Siswa


Juara OSN 2016

Profesor Toshiko Kinosita mengemukakan bahwa sumber daya manusia Indonesia masih sangat lemah untuk mendukung perkembangan industri dan ekonomi. Penyebabnya karena pemerintah selama ini tidak pernah menempatkan pen...



:: Selengkapnya

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 358391
Pengunjung : 123595
Hari ini : 3
Hits hari ini : 9
Member Online : 0
IP : 54.224.133.198
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

PELATIHAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI MTsN 3 KOTA SURABAYA MoU BDK SURABAYA




MTsN 3 Kota Surabaya, (12-12-2021). Pada hari Sabtu, 11 Desember 2021 di MTsn 3 Kota Surabaya diadakan acara Pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang MoU dengan BDK Surabaya. Pelatihan TIK ini diadakan untuk meningkatkan kompetensi TIK semua guru MTsN 3 Kota Surabaya sehingga dapat meningkatkan kualitas dalam mengajar dan membuat pembelajaran lebih menarik. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dalam enam hari mulai 11 s.d. 17 Desember 2021. Peserta pelatihan ini adalah semua guru MTsN 3 Kota Surabaya sebanyak 47 orang.

Pembukaan Pelatihan TIK dilaksanakan tepat pukul 08.30, dipandu oleh pengarah acara yaitu ibu Nur Illiyah, S.Pd.,M.Pd.I. Diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia, Hymne Madrasah, dan Mars Madrasah. Acara berlanjut dengan sambutan kepala MTsN 3 Kota Surabaya, bapak Mas’ud, S.Pd.,M.Pd. Dalam sambutannya, “bapak Mas’ud mengawali dengan mengucapkan terima kasih kepada BDK Surabaya yang selalu mensupport dan respon positif semua MoU yang dilakukan dengan MTsN 3 Kota Surabaya. Selama masa pandemic ini MoU dilakukan satu tahun sekali. Berikutnya harapan dengan adanya pelatihan ini semua guru MTsN 3 Kota Surabaya dapat mengusai TIK dengan baik bukan dikuasai IT. Apabila semua guru telah menguasai TIK dengan baik maka diharapkan dapat memanfaatkan semaksimal mungkin untuk menebar kebermanfaatan pendidikan secara luas, guru tidak menjadi korban teknologi tetapi mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pembelajaran supaya anak didik kita lebih tertarik dengan pembelajaran yang disampaikan oleh bapak ibu guru dari pada belajar dari sumber yang kurang jelas asalnya. Untuk itu beliau sangat berharap agar semua guru MTsN 3 Kota Surabaya dapat mengikuti dan memanfaatkan pelatihan TIK dengan sebaik mungkin.”.

Setalah sambutan bapak kepala madrasah di lanjutkan sambutan dari Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, yaitu Dr. Jafar, M.Pd. Dalam sambutannya, bapak Jafar menyampaikan untuk selalu menjaga protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan, karena sedianya dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan harusnya semua peserta dan narasumber telah divaksin minimal vaksin pertama. Masih dalam sambutannya, beliau menyampaikan penghargaan kepada Kepala MTsN 3 Kota Surabaya dan selalu konsen dalam meningkatkan sumber daya pengajar atau guru-gurunya. Dan beliau juga bangga kepada keluarga besar MTsN 3 Kota Surabaya yang selalu bersemangat untuk menambah ilmu walaupun dalam masa pandemic seperti ini untuk meningkatkan kompetensinya. Apalagi kita sedang hidup di abad 21, maka semua guru dan pegawai harus memiliki 3 kecakapan hidup, yaitu: (1) Kecakapan kompetensi, untuk itu guru wajib menguasai 4 kompetensi, yaitu: kompetensi professional, pedagogik, kepribadian, dan sosial. Saat ini ada paradigma pembelajaran modern yaitu pembelajaran yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada peserta didik untuk beraktivitas, sehingga bukan guru yang banyak beraktivitas melainkan peserta didik yang banyak beraktivitas. Untuk itu guru diharapkan dapat merancang pembelajaran yang kreatif dan inovatif dengan memanfaatkan teknologi. Guru juga harus menguasai yang namanya model pembelajaran, metode pembelajaran, pendekatan pembelajaran, strategi pembelajaran, dan taktik pembelajaran, apabila guru telah menguasai itu semua maka guru tersebut akan dapat menjadi idola bagi peserta didiknya. Menjadi guru itu sebenarnya sangat sulit, di Negara-negara yang sangat mengedepankan pendidikannya seperti di Firlandia yang menempati urutan nomor 1 dalam bidang pendidikan, profesi menjadi guru sangat sulit berbeda dengan di Indonesia yang sangat mudah menjadi guru. Di Firlandia telah menerapkan paradigm pembelajaran modern, di sekolah-sekolahnya hampir setiap 15 menit sekali dalam pembelajarannya memberikan kesempatan pada peserta didiknya untuk bergerak beraktivitas, misalnya dengan melakukan beberapa gerakan atau bahkan menyanyi. Pada masa pandemic COVID-19 ini sebenarnya ada hikmanya dalam bidang pendidikan. Di awal pandemic semua melaksanakan pembelajaran secara daring, hal ini memaksa semua guru untuk merancang pembelajaran daring yang menyenangkan. Pembelajaran secara daring ini menuntut semua guru untuk belajar teknologi sekaligus memanfaatkannya dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif agar peserta didik dapat mengikuti pembelajaran dengan baik sekaligus menyenangkan. Kita berharap COVID-19 segera berakhir, tetapi pembelajaran yang memanfaatkan TIK tetap berlanjut untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia terutama pada madrasah dengan trasformasi digitalnya. (2) Kecakapan literasi, ada literasi membaca maupun literasi sains. Minat literasi membaca buku di Indonesia masih rendah. Pada tahun 2012 UNESCO mengadakan penelitian dan hasilnya dari 1000 orang Indonesia ada 1 orang yang memiliki minat membaca, kalah dengan Negara Malaysia yaitu dari 1000 orang ada 7 orang yang memiliki minat membaca. Padahal saat kita memiliki minat membaca, istilahnya kita telah membuka jendela dunia dengan membaca buku. (3) Kecakapan karakter, hal ini sangat penting sehingga ada yang namanya pendidikan/ pembelajaran  karakter. Di madrasah pendidikan karakter setiap hari telah dilaksanakan dan include dalam pembelajaran, berbeda dengan di sekolah yang hanya memiliki pelajaran agama 2 JP tiap minggunya. Karakter itu penting karena termasuk sikap prilaku dan kesopanan, sebenarnya dalam semua profesi lebih mengedepankan karakter dari pada pengetahuan/ intelektual dengan kata lain kecerdasan intektual tidak terlalu berperan dalam kesuksesan seseorang. Pada saat yang lalu pemerintah/ Bapak Presiden telah melouncing ASN BERAKHLAK, ini sebuah akronim yang memiliki arti:

Ber= berorientasi pelayanan, (lebih mengedepankan bangsa dan Negara dari pada keluarga dan golongan. A= akuntabel, K= Kompeten, H= Harmonis, L= Loyal, A= Adaptif, K= Kolaborasi. Dalam akhir sambutannya bapak kepala BDK Surabaya sangat berharap semua guru MTsN 3 Kota Surabaya dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik dan dapat memanfaatkan hasil pelatihan dalam pembelajaran setiap harinya agar menghasilkan peserta didik yang berkualitas dan berkarakter”.

whatsapp_image_2021-12-11_at_19-37-26

Untuk kebarokahan Acara pembukaan ditutup dengan doa oleh bapak Abdul Kholiq, S.Pd. Setelah berakhirnya pembukaan acara pelatihan TIK, maka berlanjut dengan pemaparan materi. Materi pertama yaitu Building Learning Commitment disampaikan oleh ibu Muhimmatul KIbtiyah, S.H.I.  dan materi ke dua yaitu Pembuatan Presentasi Pembelajaran Berbasis Android yang disampaikan oleh ibu Kusnul Ika Sandra, S.Pd.,M.Psi. Semua guru MTsN 3 Kota Surabaya sangat antusias dalam mengikuti pelatihan TIK ini. Harapan besar kedepannya MTsN 3 Kota Surabaya dapat menjadi Madrasah Digital dengan menerapkan Transformasi Digital dan Pembelajaran Paradigma Modern untuk menghasilkan lulusan-lulusan peserta didik yang berkualitas dalam keilmuan, berkarakter, dan memiliki kemampuan TIK yang baik. Nafa



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas